Beranda Pendidikan Mibat IIB Darmajaya, Ini Kata Menparekraf Sandiana Uno dan Psikolog Analisa

Mibat IIB Darmajaya, Ini Kata Menparekraf Sandiana Uno dan Psikolog Analisa

294
0

Lintaspost.com, BANDARLAMPUNG – Minat Bakat (Mibat) Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menggelar webinar nasional “Know Your Potency and Get Your Passion” secara daring, Sabtu (11/12/2021).

Webinar diikuti 560-an peserta dengan menghadirkan pembicara nasional Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno; Analisa Widyaningrum, S.Psi., M.Psi;. dan Deddy Sulaimawan, S.H., M.M. (Travel by Deddy).

Sandiaga berpesan pandemi bukan menjadikan halangan untuk kreatif dan berinovasi. “Kita semua sadar pandemi Covid-19 telah mempengaruhi segala aspek kehidupan kita. Bukan hanya pelemahan roda perekonomian, tetapi juga perilaku serta meningkatkan disrupsi digital,” ungkapnya.

Dia mengajak kaum muda dapat menyesuaikan diri dalam keadaan saat ini dengan memanfaatkan berbagai peluang yang ada. “Pandemi menjadi self improvement serta dapat mengenali potensi diri kita masing-masing. Pandemi Covid-19 tidak boleh menghalangi kita untuk terus berinovasi dan kreatif,” kata Menparekraf.

Banyak mahasiswa, lanjut dia, yang menyadari potensi dan passionnya sehingga banyak muncul ide, inovasi, inspirasi, dan gagasan baru yang dapat membantu pemerintah dengan membangkitkan ekonomi dan pariwisata Indonesia. “Kita harus gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi online),” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Analisa Widyaningrum mengatakan pentingnya potensi diri untuk menjadi passion. “Apa yang Anda lihat sepuluh tahun lagi, karir Anda ingin seperti apa? Bagaimana kita menemukan potensi dan passion di diri kita,” ungkapnya.

Analisa Widyaningrum juga menjelaskan bukan hanya pandemi tetapi disrupsi teknologi juga menjadi tantangan. Menurut dia, Kalau sekarang pekerjaan yang ada, bisa jadi 10 tahun lagi tidak ada.

“Potensi adalah kekuatan, energi, atau kemampuan terpendam yang dimiliki dan belum dimanfaatkan secara optimal. Presiden Joko Widodo sudah siap-siap untuk menggantikan pegawai dengan artificial intellegence. Saya bekerja seperti main di playground dan pastinya dibayar,” terangnya.

Director & Founder Analisa Personality Development Center (APDC) ini juga menekankan ekspektasi dan realita sering kali tidak sesuai. “Menemukan passion itu tidak sebentar dan bukan dalam waktu yang singkat. Orang yang punya passion akan kalah dengan orang yang punya passionate,” ujarnya.

Sementara, Deddy Sulaimawan mengaku dapat berkeliling ke-30 negara bermula dari hal yang disukai sejalan dengan yang dilakukannya. “Saya lakukan yang saya senangi. Saya senangi apa yang saya lakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, semua dilakukan berawal dari mimpi dengan menemukan hobi dan berlanjut untuk konsisten. “Jangan lupa juga untuk upgrade diri dengan melakukan adaptasi dan selalu inovasi untuk berkolaborasi. Bermimpi juga harus cerdas yakni spesifik, terukur, dapat tercapai, sesuai, dan relevan,” urainya.

Webinar sebelumnya dibuka Rektor IIB Darmajaya, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., dan turut dihadiri Wakil Rektor 3 Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., serta Kepala Biro Kemahasiswaan Dedi Putra, S.E., M.S.Ak. (**)

Facebook Comments Box