Beranda Pendidikan Dosen IIB Darmajaya Berikan Pelatihan Kerajinan Tangan dari Barang Bekas Ibu Pengajian...

Dosen IIB Darmajaya Berikan Pelatihan Kerajinan Tangan dari Barang Bekas Ibu Pengajian Desa Danau Pringsewu

88
0

Lintaspost.com, BANDARLAMPUNG – Dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya memberikan pelatihan Pembuatan Kerajinan Tangan dari Barang Bekas kepada Ibu-Ibu Pengajian di Desa Danau Kabupaten Pringsewu.

Pelatihan diberikan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dari Ibu-Ibu Pengajian tersebut. Adapun kegiatan pelatihan yang dilakukan pada (14/3/2021) diketuai Suci Mutiara, S.Kom., M.T.I., dan dua anggota yakni Siti Nur Laila, S.Kom., M.T.I., dan Muhammad Fauzan Azima, S.Kom., M.T.I.

Suci Mutiara mengatakan sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat hibah institusi ini adalah masyarakat Desa Danau yaitu khususnya ibu-ibu pengajian. “Desa Danau merupakan salah satu Desa yang terletak di Kelurahan Margakaya Kabupaten Pringsewu. Sebagian besar ibu-ibu Pengajian Desa Danau berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Sehingga mereka mempunyai waktu yang banyak untuk melakukan kegiatan yang dapat menambah penghasilan,” ungkap dia Jumat, (20/8/2021).

Masih kata dia, ibu-ibu pengajian di Desa Danau masih kurang kreativitas dalam memanfaatkan barang bekas dan membuat keterampilan. Untuk itu pengabdian hibah institusi ini dilakukan untuk memberikan mereka keterampilan dalam memanfaatkan barang bekas untuk menghasilkan produk yang bermanfaat dan bernilai jual.

Suci –biasa dia disapa – menuturkan kegiatan pelatihan ini berfokus pada pembuatan lampu hias dan lampu tidur disesuaikan dengan barang bekas non-organik yang tersedia pada desa setempat. “Selain membuatkan keterampilan dalam bentuk lampu hias dan lampu tidur, pelatihan ini juga memberikan inspirasi kepada Ibu-ibu pengajian Desa Danau untuk memanfaatkan jenis-jenis sampah atau barang bekas lainnya seperti sedotan menjadi miniatur rumah dan bunga, sampah plastik menjadi tas dan dompet, pecahan keramik dan botol kaca menjadi hiasan Guci dan pot bunga serta lain sebagainya,” imbuhnya.

Dia berharap dengan diberikannya pelatihan tersebut juga dapat menambah penghasilan dari Ibu-ibu pengajian. “Produk yang telah jadi tersebut akan bernilai ekonomi yang dapat menambah pemasukan pribadi,” tutupnya. (**)

Facebook Comments Box