Beranda Pesisir Barat Anggaran Publikasi di Patok 15 juta, Tim Media Streaming Resahkan Peratin Pesibar

Anggaran Publikasi di Patok 15 juta, Tim Media Streaming Resahkan Peratin Pesibar

936
0

Lintaspost.com, PESISIR BARAT – Ratusan Peratin (Kepala Desa) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, resah terkait besarnya dana publikasi bersumber dari Dana Desa (DD) yang diajukan bebeberpa oknum tim  media TV (streaming).

Keresahan itu dikemukakan pengurus Apdesi  kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Barat. Menurut mereka (Peratin) keresahan disebabkan  nilai  kerjasama publikasi yang dibebankan” tim media streaming” kepada peratin sangat memberatkan, yakni Rp.15.000.000 tiap pekon.

 

Sementara  hasil kesepakatan pada rapat Apdesi kabupaten Pesisir Barat, beberapa waktu lalu, untuk anggaran publikasi setiap pekon nilainya sangat minim

Informasi yang didapat, nekatnya tim media streaming membebankan anggaran publikasi  senilai Rp 15 juta per pekon, konon katanya  mendapatkan “restu” pengurus Apdesi kabupaten.

“Jujur saja kami sangat resah dan keberatan dengan dana kerjasama publikasi yang diajukan oknum tim media  TV (streaming) itu,” kata bebeberpa Peratin yang juga pengurus Apdesi kecamatan.

Gilanya lagi  tim media streaming itu saat berhadapan dengan Peratin mengaku kerjasama publikasi hasil pembangunan di masing-masing pekon  akan ditayangkan di stasiun TV.

“Kami heran, kok wartawan stasiun TV nasional memaksa peratin melakukan kerjasama publikasi, nilainya harus menuruti kemauan mereka. Saya rasa stasiun TV nasional tidak ada yang memaksa nara sumber atau pemerintah, khususnya pemerintah pekon untuk bekerjasama dengan nilai atau dana yang memberatkan. Itu hanyalah akal akalan oknum wartawan tim media streaming  saja,” kata  Peratin yang meminta namanya tidak ditulis.

Apalagi kata Peratin, para oknum wartawan tim media streaming tersebut bukan asli Pesisir Barat. “Domisilinya saja di daerah lain, disinyalir mereka hanya mencari keuntungan pribadi dari ratusan Peratin yang ada di Pesisir Barat dengan menjual nama stasiun TV,” ucap Peratin. Holil

Facebook Comments Box