Lintaspost.com – Peratin Pekon Bangun Negara, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat menjadi pergunjingan dikalangan media.
Penyebapnya, dana kerjasama publikasi tahun 2025 diduga ditilap sang peratin.
Bagaimana tidak, anggaran dana publikasi seyogyanya ditahun 2025 sudah selesai. Namun, hingga berganti tahun 2026 dana publikasi tersebut belum juga direalisasikan.
Atas dugaan tersebut, di konfirmasi via ponsel beberapa waktu yang lalu, Kahfi, Peratin Pekon Bangun Negara, mengatakan bahwa dirinya sedang sibuk. ia juga beralasan bahwa dana anggaran publikasi yang bersumbur dari dana desa (DD) masih dipinjam teman sehingga untuk merealisasikan dana kerjasama publikasi itu harus menunggu dikembalikan.
“Saya sedang sibuk, tunggu aja soalnya duitnya lagi dipinjam teman, nanti kalau sudah dikembalikan saya bayar”kilah Kahfi.
Diketahui di tahun 2025 Apdesi Kabupeten Pesisir Barat menganggarkan kerjasama publikasi kepada media dengan nilai per media bervariasi. Dan dalam pencairan pihak media menyertakan hasil publikasi atau bukti tayang.
Namun meskipun pihak media sudah melakukan haknya dengan memberikan bukti tayang masih saja ada oknum peratin yang belum menunaikan kewajibannya. Seperti Peratin Pekon Bangun Negara sehingga disinyalir dana publikasi kepada media puluhan juta rupiah ditilep oleh sang peratin guna untuk kepentingan pribadi. (Holil)







