Beranda Bengkulu Kades dan BPD Tanjung Dalam Gelar Rembuk Stunting, Masyarakat Usulkan Program Prioritas...

Kades dan BPD Tanjung Dalam Gelar Rembuk Stunting, Masyarakat Usulkan Program Prioritas Kesehatan dan Infrastruktur

64
0

Lintaspost.com, Kaur – Pemerintah Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 di Balai Desa, Tanjung Dalam Kegiatan ini bertujua0n untuk menyepakati program dan kegiatan prioritas desa dalam upaya percepatan penurunan stunting. Senin ( 20/07/2026)

Rembuk stunting dihadiri Kepala Desa Tanjung Dalam, perangkat desa, ketua BPD, Kader Posyandu, PKK, Pendamping Desa, serta perwakilan masyarakat dari setiap dusun. Camat Tetap yang diwakili oleh Merwan ,S.E juga hadir untuk memberikan arahan terkait kebijakan dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanjung Dalam Marzuki menyampaikan bahwa penurunan stunting menjadi fokus utama Pemdes tahun ini. “Angka stunting harus kita tekan. Melalui rembuk ini kita dengar langsung usulan dari masyarakat agar programnya tepat sasaran dan bisa kita anggarkan di APBDes,” ujarnya.

Berikut *usulan masyarakat* yang mengemuka dalam rembuk:
1. *Peningkatan menu PMT* bagi balita dan ibu hamil di Posyandu setiap bulan.
2. *Pelatihan kader kesehatan* tentang pemantauan tumbuh kembang anak dan edukasi gizi.
3 *Perbaikan jalan usaha tani* agar akses distribusi sayur dan hasil kebun warga lancar.
4. *Pembuatan kebun gizi* di halaman kantor desa sebagai contoh pemanfaatan pekarangan.

Bidan Desa melaporkan data terbaru, jumlah balita di Tanjung Dalam beberapa anak. Dari hasil penimbangan, terdapat 5 balita yang terindikasi stunting dan balita berisiko stunting. “Faktor utama masih kurangnya konsumsi protein hewani dan sanitasi,” jelas pihak kesehatan Puskesmas kecamatan Tetap

Hasil rembuk ini akan dibawa ke Musdes untuk ditetapkannya menjadi RKPDes 2027. Seluruh usulan yang masuk akan diverifikasi bersama BPD dan dinas terkait. Pemdes Tanjung Dalam menargetkan 100% cakupan layanan kesehatan dasar dan penurunan KM bikin angka stunting di bawah 14% pada akhir 2027., pungkasnya kades BPD

 

 

 

 

 

(SA)

Facebook Comments Box