Lintaspost.com, Kota Metro – Kesatuan bangsa dan poltik (Kesbangpol) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) daerah Kota Metro sosialisasikan anti narkoba serta pencanangan kelurahan bersih narkoba atau disingkat Bersinar, hal demikian di adakan di Aula Kelurahan Rejo Mulyo Kecamtan Metro Selatan. Jumat (23/6/2023)
Kelurahan Rejomulyo merupakan Bersinar/Bersih Narkoba karena tersosialisasi dengan baik kepada warga masyarakatnya, ujar kepala BNN daerah kota metro H.Moh.Syabli Noer di kelurahan Rejomulyo Metro selatan .
Dirinya mengatakan, disini (Rejomulyo) tidak ada angka penyalah guna dan tidak diketemukan juga keberadaan bandar dan jaringan pengedaran gelap narkoba, ungkapnya.
Menurut H.Moh .Syabli Noer, berharap seluruh daerah kelurahan Kota Metro meniru program-program dari rejomulyo tak harus menunggu ditetapkan menjadi kelurahan bersih narkoba (Bersinar), katanya.
Ia menambahkan bahwa angka yang ada pada kami hanya korban.
“kita harapkan jaringannya tidak ada di Kota Metro, menurut informasi yang kami dapat ada diluar Kota Metro.”tutupnya
Ditempat yang sama, sekertaris daerah Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menjelaskan Senada bahwa, hari itu merupakan tindak lanjut dari pencanangan dari minggu kemarin kelurahan yang sudah dicanangkan.
“minggu kemarin ada kelurahan yang sudah kita canangkan kelurahan Bersih Narkoba (Bersinar), kelurahan banjar sari dan kelurahan rejomulyo hari ini.”tuturnya
Sebuah gagasan dari bawah dari masyarakat bukan dari kita, jadi pencanangan kelurahan menurut nya dari mereka.
Di banjarsari dibantu oleh para pengusaha disana, pengusaha tutul batik, bakul batik murni dari masyarakat dan ini bagus sekali, katanya.
Bangkit menambahkan, hal demikian agar diikuti oleh kelurahan kelurahan yang lain, karena narkoba ini sangat membahayakan sekali, masyarakat menyambut baik dan mereka mencanangkan Bersih Narkoba (Bersinar) kelurahan banjarsari dan kelurahan Rejomulyo.
Dikesempatan itu Kepala Kebangpol Kota Metro Rosita menuturkan, kita sosialisasikan sampai kebawah masyarakat harapan kita 2024 Metro bersinar, Metro bebas dari narkoba.
Rosita menambahkan bahwa dari sisi pencegahan untuk pemberantasan merupakan ranahnya penegak hukum.
Kita pencegahan kalau urusan pemberantasan itu urusan penegak hukum ya, katanya. Kita pencegahan mulai dari bawah elemen-elemen masyarakat kita mintakan untuk bersama-sama untuk bersosialisasi.
Disini ada PKK, ada lansia, ada dasa wisma semua sosialisasi tentang narkoba, katanya.
Masih menurut Rosita mengatakan, terutama kepada korban narkoba, korban narkoba itu harus direhabilitasi, kalau tidak direhabilitasi tidak akan sembuh malah semakin parah, ucapnya.
Rosita mengajak kepada keluarga korban ,tetanganya atau saudaranya atau siapa saja untuk melapor.
Kita ajak untuk lapor dan jangan takut untuk lapor, ini yang kita sosialisasikan, merekakan korban narkoba jangan takut lapor, melapornya ke IPWL dan adanya dipuskesmas, ungkapnya.
Institusi penerima wajib lapor ada di puskesmas Banjarsari Metro, Ganjaragung dan Iring Mulyo bisa juga melapor ke BNN, tidak dikenakan biaya, tidak di ekspose dan tidak dipidana tutupnya.(feb)







