Beranda Nasional Inovasi Pertama di Indonesia, Polresta Malang Kota Luncurkan Dispenser Masker & Handsanitizer

Inovasi Pertama di Indonesia, Polresta Malang Kota Luncurkan Dispenser Masker & Handsanitizer

109
0

Lintaspost.com, Malang – Di era digital yang terus berkembang ditanah air segala urusan serba mudah.

Seperti halnya dengan pelayanan public, Inovasi demi inovasi terus dimunculkan oleh berbagai pihak termasuk Polresta Malang Kota yang merupakan Polres jajaran Polda Jatim ini.

Sudah banyak inovasi Polresta Malang Kota dalam membangun dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat di Kota Malang saat masa pandemi Covid -19 ini, mulai dari membuka gerai vaksinasi massal, Satgas Trauma Healing Polresta Malang Kota, vaksinasi drive thru dan door to door dan masih banyak lagi.

Kali ini, inovasi terbaru yang digagas oleh Kapolresta Malang Kota AKBP Bhudi Hermanto, yakni inovasi dispenser masker dan hand sanitizer.

Inovasi terbaru dari AKBP Buher tersebut adalah dalam rangka kepedulian Polresta Malang Kota untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) yang sekaligus memerangi virus covid-19 di wilayah Kota Malang.

“ Ini salah satu implementasi perintah bapak Kapolda Jatim yang kami laksanakan yaitu Polri secara konsisten akan terus mendukung pemerintah dalam upaya penanganan Covid -19,” jelas Kapolresta Malang Kota AKBP Bhudi Hermanto kepada wartawan, Kamis (14/10/21) di halaman Mapolresta setempat.

Lebih lanjut Kapolresta Malang Kota AKBP Bhudi Hermanto mengungkapkan bahwa inovasi kali ini pihaknya telah bekerjasama dengan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB) yang sekaligus memperkenalkan dispenser masker kepada masyarakat.

“ Tujuan kami agar bisa mengoptimalkan protokol kesehatan (prokes) di masa pandemi Covid -19 ini,” ujar AKBP Bhudi Hermanto lagi.

Dispenser masker ini, kata AKBP Buher (sapaan Kapolresta Malang Kota) adalah box yang berisikan masker dan Hand Sanitizer. Dispenser ini mengusung teknologi “No touch”, tanpa sentuhan tangan, hanya dihadapkan telapak tangan ke tombol dispenser masker keluar dengan sendirinya.

“ Begitu juga dengan hand sanitizer, masyarakat bisa menggunakan hand sanitizer tanpa memencet tombol dispensernya,” kata AKBP Buher lagi.

Lebih lanjut, AKBP Bhudi Hermanto menjelaskan, ide berawal dari orang nomor satu di Polresta Malang Kota ini melihat Vending Machine, yang kemudian muncul kreasi ingin membuat dispenser masker dan handsanitizer.

Kemudian, AKBP Buher menggandeng Universitas Brawijaya. Idenya tersebut dikembangkan oleh para mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang bersama tim.

” Ini memiliki nilai ganda bermanfaat bagi masyarakat Kota Malang dan juga memiliki nilai tambah bagi rekan mahasiswa dalam berkreasi mengeluarkan ide-ide hasil kreasinya di musim pandemi ini,” jelas Kapolresta Malang Kota AKBP Bhudi Hermanto.

Sementara Dekan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Hadi Suyono menyambut baik atas ide Kapolresta Malang Kota yang telah berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus peduli dalam meningkatkan kreatifitas Mahasiswa di kampusnya.

” Pada prinsipnya kami sangat welcome sekali dengan inovasi berbasis teknologi kompetensi yang berkaitan dengan engineering. Apalagi ide ini matching antara keperluan masyarakat dengan ilmu teknologi di perguruan tinggi,” kata Hadi Suyono.

Lebih lanjut Hadi mengatakan, cara kerja dispenser ini ada dua sensor input yaitu satu sensor masker untuk mengeluarkan, dan sensor kedua Hcsr. Jika terdeteksi jarak 5 cm, maka akan mengeluarkan masker dan cairan handsanitizer. Sementara sisa masker dan handsanitizer bisa ditampilkan di layar counter dispenser.

Diketahui, dispenser masker yang memiliki kapasitas 70 pcs masker dan 50 ml handsanitizer.

Dispenser masker dan handsanitizer itu akan ditempatkan di 3 lokasi di Kota Malang, yakni di depan Taman Krida Budaya Jl. Suhat, depan Pos Polisi Samapta Alun-Alun, dan di pelayanan publik Mako Polresta Malang kota.

(Alex)

Facebook Comments Box