Beranda Nasional Kapolda Metro Jaya Copot Kapolsek Hingga Kapolres Jika Gagal Tekan Covid 19

Kapolda Metro Jaya Copot Kapolsek Hingga Kapolres Jika Gagal Tekan Covid 19

63
0

Lintaspost.com, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Muhammad Fadil Imran bakal mencopot Kapolsek hingga Kapolres jika terbukti gagal menekan laju kasus Covid-19 di wilayahnya.

Kapolda melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Kapolda telah memerintahkan jajarannya untuk turun langsung ke lapangan, guna meminimalisir penyebaran virus corona atau covid 19. Terutama, pasca mudik Lebaran.

” Kapolsek dan Kapolres diwajibkan turun ke lapangan, jangan cuma dengar dengar dari babinkamtibmas saja, terus tidur,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (25/5) di Mapolda setempat.

” Dan akan diberi reward kalau berhasil menekan Covid-19 di wilayah, tapi punishment juga bagi Kapolsek yang tidak turun, apa punishment-nya kemungkinan akan diganti,” imbuhnya lagi.

Disampaikan Yusri, Fadil selaku Kapolda juga telah memberikan arahan kepada seluruh jajarannya terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19 usai pelaksanaan mudik Lebaran.

Terutama soal pendataan terhadap warga kembali pulang usai melakukan mudik.Termasuk soal pemasangan stiker di rumah warga sebagai salah satu upaya dari pendataan tersebut.

” Dilakukan tes swab antigen wajib kita lakukan ini upaya memutus, kalau negatif kasih warna hijau, kalau positif diberikan stiker warna merah, ini dicek langsung pak Kapolda,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus lagi.

Lebih lanjut Yusri menjelaskan, hingga hari ini tercatat ada 596 pemudik yang dinyatakan positif Covid-19 dari total 92 ribu orang yang diperiksa. Pemeriksaan ini dilakukan di 14 pos penyekatan dan basis komunitas.

Polda Metro Jaya untuk selanjutnya, kata Yusri, akan terus melakukan operasi pemeriksaan terhadap para pemudik yang kembali ke Jakarta.” Operasi ini diketahui telah diperpanjang hingga 31 Mei mendatang,” imbuhnya.

” Kita masih menghitung warga DKI Jakarta dan sekitar apakah sudah pulang semua, dari mana datanya, dari RT dan petugas lapangan kalau sudah pulang semuanya baru kita tarik anggota di lapangan,” pungkas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.
(Alex)

Facebook Comments Box