Beranda Bengkulu Kegiatan Tradisi Sikapur Sirih Warnai Pesta “Ronaldo Aldinius dan jamiatul khoriah” SMA...

Kegiatan Tradisi Sikapur Sirih Warnai Pesta “Ronaldo Aldinius dan jamiatul khoriah” SMA 10 Pentagon

44
0

Lintaspost.com, Kaur – Siswa/i SMA 10 Pentagon menggelar kegiatan budaya bertajuk Sikapur sirih “Pesta Ronaldo Aldinius ,S.Pd Bin Syahidin dan jamiatul Khoiriyah.S.Pd Binti Sumijan berasal dari desa bukit indah kecamatan Nasal , Kabupaten kaur ” Acara yang berlangsung di rumah Ronaldo Aldinius,S.Pd ,desa Tanjung Dalam Kecamatan Tetap kabupaten Kaur,ini menampilkan beragam kreativitas siswa, salah satunya tradisi membagikan sikapur sirih kepada jamiatul Khoiriyah dan kedua orang tuanya masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut di bawah bimbingan ibu Rensi Febriyentika ,S.Pd disaksikan lansung oleh kepala SMA Negeri 10 Pentagon, H, Yeye Hendri ,S.Pd .M.Pd. Rabu (17/06/2026)

Rangkaian acara dimulai sejak pagi dengan penampilan siswa/i “Ronaldo Aldinius diambil sebagai tema untuk memadukan semangat sportivitas ala Ronaldo Aldinius dan jamiatul Khoiriyah kecerdasan ala, dua sosok yang diidolakan siswa/i. Tema ini diharapkan memotivasi siswa untuk berprestasi di bidang olahraga sekaligus akademik, imbuh Kepala SMA Negeri 10 Pentagon.

Salah satu agenda utama adalah “Sudut Tradisi”, di mana siswa menampilkan prosesi adat sekapur sirih. Mereka mengenakan pakaian adat Bengkulu dan menyuguhkan sirih, pinang, kapur, serta gambir kepada para jamiatul Khoiriyah dan kedua orang tuanya, dan warga yang hadir. Tradisi ini melambangkan penghormatan, kerendahan hati, dan penerimaan tamu dengan tulus, imbuhnya.

Dalam sambutannya pihak ortu jamiatul Khoiriyah mengatakan kegiatan ini bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. “Kami ingin anak-anak tidak melupakan akar budaya. Kapur sirih bukan sekadar tradisi lama, tapi simbol adab dan silaturahmi. Di tengah arus global, jati diri lokal harus tetap terjaga,” jelasnya.

Tampak masyarakat desa Tanjung Dalam dan sekitarnya juga Siswa terlihat antusias meramu dan membagikan sirih. hasil karya siswa sendiri. Ronaldo Aldinius ungkapkan kebanggaan , ketua OSIS SMA 10 Pentagon yang namanya kebetulan sama dengan tema acara, menyebut kegiatan ini jadi pengalaman baru. “Kami belajar bahwa menghargai tamu itu penting. Dari sirih, kami belajar sopan santun,” ujarnya.

Ronaldo Aldinius, koordinator bidang budaya OSIS, menambahkan bahwa timnya sudah berlatih seminggu bersama tokoh adat setempat. Mereka diajarkan makna filosofis setiap unsur sirih: daun sirih untuk kerendahan hati, pinang untuk kejujuran, kapur untuk hati bersih, dan gambir untuk ketulusan. Nilai itu kemudian mereka sampaikan ke pengunjung acara pesan Ronaldo Aldinius.

Acara ditutup dengan doa bersama dan penampilan musik dol.dibawah bimbingan Rensi Febriyentika,S.Pd berharap “Pesta Ronaldo Aldinius dan jamiatul Khoiriyah kami selalu mendoakan selamat berbahagia semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah.

Ibu Rensi Febriyentika mengatakan kepada siswa/i SMA 10 Pentagon akan terus giatkan lagi dalam belajar untuk mengembangkan kegiatan ini dengan mengundang sekolah lain agar tradisi sikapur sirih makin dikenal generasi muda.pungkas Rensi Febriyentika,S.Pd

Turut hadir dalam kegiatan tersebut
-Kepala SMA Negeri 10 Pentagon
-Segenap Dewan guru SMA Negeri 10 Pentagon
-Rensi Febriyentika selaku pembina sikapur sirih
Dan tamu undangan
– Kedua orang tua jamiatul Khoiriyah

 

 

 

(SA)

Facebook Comments Box