Lintaspost.com, Kota Metro – Pemerintah Kota Metro menggelar operasi pasar dan pasar murah berada dilapangan Mulyo jati daerah Metro Barat Kota Metro pada selasa 25/11/2025.
Terpantau masyarakat nampak antusius untuk berbelanja membeli bahan keperluan pokok.
Wakil Wali Kota Metro M.Rafieq Adi Pradana mengatakan bahwasannya, giat Pemerintah Kota Metro pasarmurah pada hari itu berjalan lancar tanpa ada kendala.
“Alhamdulillah lancar, aampai dengan saat ini hampir jam sembilan Antrian habis dan barang barang semuanya laku”.
Rafieq menambahkan sedianya ada rencana dua kali lagi gelaran pasar murah di tahun 2025.
“ada gelaran pasar murah dua kali lagi,kita juga nanti ada sidak mendekati Natal dan tahun Baru (Nataru) untuk menjaga harga komoditas barang”.
Beliau mengatakan bahwa barang barang yang dijual pada hari itu dibawah dari harga pasar.
Dia menghimbau agar masyarakat mengikuti pengumuman dari pemerintah terkait keberadaan pasar murah.
“Ikuti terus pengumuman dari pemerintah ,silahkan hadir insya alloh kalau masih ada barangnya bisa kebagian”, ucapnya.
Pada kesempatan yang sama kepala dinas Perdagangan Kota Metro Syachri Ramadhan mengatakan,a genda kegiatan pasar murah ini sudah diadakan dalam kurun waktu satu tahun.
“jadi sudah kita lakukan berapa kali, sudah banyak aampai dengan Desember nanti tinggal dua kali lagi direncanakan di metro timur dan metro pusat”.
Karena ini merupakan rutinitas kita tinggal koordinasi dengan distributor, juga dengan bulog untuk bersama sama kita menggelar pasar murah.
“Ini merupakan amanah kebijakan dari pemerintah pusat untuk menekan inflasi dengan menjaga stabilitas harga khususnya bahan bahan pokok yang penting”.
Ditambahkannya, terkait dengan pasar murah ditujukan kepada masyarakat metro, karena kewenangan kita bagaimana menekan inflasi khususnya daerah metro.
Menurut Syachri nantinya kita akan melihat tingkat inflasi di Kota Metro, kita akan Evaluasi hal apa.
“Ketika inflasi itu masih cukup tinggi kita lihat penyebab bahan pokok yang mana, disitulah nanti kita akan apakah kita tingkatkan volumenya untuk ketersediaan bahan bahan pokok penting sembako “.(feb)







