Beranda Kota Metro Metro Sport Tourism di Banjarsari, Seni Olahraga Tradisional Kearifan Lokal

Metro Sport Tourism di Banjarsari, Seni Olahraga Tradisional Kearifan Lokal

259
0

Lintaspost.com, Kota Metro – Metro Sport Tourism program pemerintah Kota Metro dari tahun 2023 yang berlanjut di tahun ini 2024.

Gelaran Metro Sport Tourism (MST) di lapangan banjarsari Metro Utara nampak terpantau menampilkan seni budaya dan olahraga tradisional kearifan lokal dengan di tampilkannya seni beladiri pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) serta seni jaranan dan lomba olahraga tarik tambang pada Minggu 25/2/2024.

Nampak dihadiri Walikota Metro Wahdi Siradjuddin, Sekertaris Daerah (Sekda) Bangkit Haryo Utomo, Staf Ahli Bidang I Silfia Naharani, Kadisporapar Tri Hendriyanto, Kadis DKP3 Hery Wiratno, para anggota DPRD dan hadirin warga masyarakat.

Kepala Dinas kepemudaan olahraga dan pariwisata Kota Metro Tri Hendriyanto melalui Sekertaris Disporapar Alfajar Nasution mengatakan, kegiatan Metro Sport Tourism merupakan kegiatan atau program yang berlanjut dari 2023, ucapnya.

“Teman-teman mungkin sudah tahu di 2023 sudah ada, kita uji coba terkait MSTternyata responnya positif”, katanya.

Bahwasannya ditahun 2024 ini kegiatan MST merupakan perintah dari Walikota, Wakil walikota dan Sekda.

“pak wali, pak wakil serta pak sekda memerintahkan untuk dilanjutkan kegiatan MST itu yang kebetulan pertama ditahun 2024 ini yang adalah kelurahan banjar sari”.

Alfajar menambahkan, sesuai apa yang disampaikan oleh pimpinan harapannya kearifan lokal ataupun budaya yang ada di kelurahan banjarsari dengan berkoordinasi dengan camat dan lurah apa yang perlu diangkat di MST ini, ujarnya.

Dia menjelaskan, “seperti yang kita ketahui bersama MST ini mencoba untuk meramu kegiatan aktifitas olahraga baik itu tradisional, dalam hal ini dengan destinasi atau kunjungan wisata melalui jalur Metro bangga beli dengan UMKM nya, agro ceria dengan dinas pertaniannya. Jadi ini semacam kolaboratif OPD disatu tempat kita fasilitasi yaitu acara MST”, imbuhnya.

Kita harus bangga dengan kearifan lokal yang ada, dengan UMKM yang ada, dengan olahraga tradisional yang memang dari sejak zaman kita kecil dulu, tutupnya.(Feb)

Facebook Comments Box