Beranda Lampung Selatan Gelar Rapat Dengar Pendapat, PT.SLL Penuhi Panggilan Komisi Gabungan DPRD Lamsel

Gelar Rapat Dengar Pendapat, PT.SLL Penuhi Panggilan Komisi Gabungan DPRD Lamsel

351
0

Gelar Rapat Dengar Pendapat, PT.SLL Penuhi Pangilan Komisi Gabungan DPRD Lamsel

Lintaspost.com  Lampung Selatan — Pihak Perusahaan stockpile batu bara PT Sinar Langgeng Logistik (SLL) di Desa Rangai Tri Tunggal Kecamatan Katibung Lampung Selatan akhirnya penuhi panggilan DPRD setempat untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama OPD, terkait konflik polusi dan perizinan.

Dalam RDP nya,  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, minta Pemerintah Daerah (Pemda) menindak tegas stockpile batubara milik PT. Sinar Langgeng Logistic (SLL) yang beroperasi di Desa Rangai Tri Tunggal Kecamatan Katibung Lampung Selatan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Golkar Agus Sutanto usai memimpin jalanya Rapat Dengar Pendapat bersama bersama Pihak PT SLL dan tiga Dinas, yakni Dinas Perizinan, DLHD dan PU-PR Bagian Tata Ruang yang dipusatkan di Ruang Banggar DPRD setempat, Rabu (8/3/2023)

Agus meminta Pihak stockpile batubara untuk melakukan Enam poin yang telah disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup,yakni

Pertama, PT. SLL harus memperbaiki saluran drainase di sekililing lahan perusahaan.

Kedua, mengatur elevasi drainase agar air dapat mengalir ke kolam penampungan sementara.

Ketiga, PT. SLL harus membuat IPAL untuk mengelola air limpasan stockpile.

Keempat, memperbanyak vegetasi penghijauan di sekeliling lahan.

Ke Lima perusahaan harus melakukan rekayasa pengelolaan lingkungan untuk meminimalisir dampak debu pada saat pemuatan batubara dari perusahaan ke kendaraan ataupun sebaliknya.

Dan Terakhir, perusahaan harus mengadakan program pemeriksaan kesehatan dan bantuan pengobatan kepada masyarakat yang berkenaan dengan dampak dari kegiatan perusahaan tersebut.

“Jika pihak perusahaan tidak memenuhi poin-poin tersebut maka perlu adanya tindakan tegas. Tindakan tegas yang diberikan bisa berupa penghentian sementara stockpile batubara hingga penutupan permanen.”kata Legeslatif dari Fraksi Golkar itu.

Legeslatif dari Fraksi Golkar itu juga mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

“Dalam waktu dekat ini kami bersama Komisi I dan komisi III akan melakukan peninjauan yang berkenaan dengan hasil RDP hari ini.”ungkapnya.

Sementara itu pihak
Perusahaan stockpile batu bara PT Sinar Langgeng Logistik Ahmad Munawar mengatakan, pihaknya telah mengikuti regulasi yang diminta oleh dinas teknis.

“Rekomendasi berkenaan dampak yang timbul akibat polusi. Apa yang sudah direkomendasikan oleh Dinas teknis saat ini sudah dilakukan, sesuai dengan saran teknis OPD sudah dikerjakan, tinggal jadwal Dewan saja kapan dijadwalkan kunjungannya, kami siap menerima.”kata dia.

Rapat Dengar Pendapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Lampung Selatan itu dihadiri ketua komisi I , Dwi Ariyanto beserta anggota dan Ketua komisi III Rosdiana beserta anggota serta sekertaris DPRD Thomas Amrico beseta jajarannya. (Red)

Facebook Comments Box