Beranda Tulang Bawang Warga Meradang, Drainase dan Onderlaag ‘Bermasalah’ tak Kunjung Dibongkar

Warga Meradang, Drainase dan Onderlaag ‘Bermasalah’ tak Kunjung Dibongkar

80
0

Lintaspost.com,  Tulang Bawang – Warga Kampung Marga Jaya, Kecamatan Meraksa Aji, Kabupaten Tulang Bawang. Meradang akibat ulah oknum Aparat Kampung Marga Jaya dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

Yang terkesan cuek dalam menyikapi terkait permasalahan pembangunan drainase sepanjang 200 Meter dengan menelan anggaran 77.501.000.

Para tokoh juga menyayangkan, lambannya respon dari Pemerintah Kabupaten dan Kecamatan dalam melakukan pembinaan, terhadap Kampung Marga Jaya.

Sebelumnya, masyarakat dan tokoh setempat telah memperingatkan agar pelaksanaan pembangunan dapat di kerjakan dengan baik. Namun, sayangnya tidak di Indahkah.

Selain pada drainase yang dituding bermasalah juga diduga ada aroma penyimpangan dalam pembangunan jalan onderlaag, dengan volume 3×169 meter. Yang menelan anggaran Rp. 51.240.000 yang berada di RT 06 RW 02, dimana tampak sejumlah batu tampak tak tersusun rapi sebagaimana ketentuannya.

“Kami sangat kecewa dengan hasil pembangunan yang ada di Kampung kami, hasilnya sangat parah, drainase hanya susunan batu yang dilepo, sedangkan batu-batu onderlaag dalam posisi tertidur, pokoknya parah sekali,”ungkap salah satu tokoh yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, JPKP berencana melaporkan Oknum aparatur Kakam dan TPK Marga Jaya ke APH, mereka juga berencana melayangkan laporan ke Inspektorat Kabupaten Tulang Bawang. Dengan dilampirkan bukti-bukti foto juga video drainase yang di kerjakan asal jadi.

Diberitakan sebelumnya, pembangunan drainase yang bersumber dari uang negara itu, berkualitas sangat buruk, dimana penyusunan batu seharusnya tiap sisi diisi memakai adukan semen. Namun, justru malah memakai tanah.

Kebobrokan itu, memantik kekesalan warga. Sejumlah warga secara diam-diam mengambil foto dan video dan mengirimkan kepada awak media, warga menduga drainase itu sengaja dikerjakan asal-asalan untuk meraup keuntungan besar.

Kepada wartawan, Mbah Warno (64th) mengatakan, dugaan asal jadi dalam proyek ini, terlihat dari cara penyusunan batu dan semen yang dicampur tanah.

“Masyarakat disini sudah sangat geram, drainasenya kami yakin tidak akan bertahan lama, musim hujan nanti kami yakin pasti ambrol,”kata Mbah Warno kepada awak media, Kamis (22/07/21).

Dia menambahkan, selaku tokoh masyarakat pihaknya sangat kecewa dengan panitia dan aparatur Kampung yang terlibat dalam pembangunan itu.

“Kami harap pihak Pemkab dan juga aparat penegak hukum dapat segera bertindak, agar segera dilakukan proses perbaikan atau proses hukum jika terdapat unsur kesengajaan dalam pengerjaanya”Tuturnya.

Guna memastikan kebenaran informasi, Awak media mencoba melakukan pantauan di lapangan, ketika sampai di TKP, awak media menemukan banyaknya Kejanggalan dalam pengerjaan drainase di Kampung Marga jaya

Saat dikonfirmasi, Sekdes Dodi dan Ketua TPK bersikukuh bahwa pengerjaan drainase di Kampung marga sudah sesuai ketentuan.

“Menurut kami pekerjaan seperti itu sudah sesuai, tidak ada masalah. Kami mengikuti petunjuk pendamping, dari Kecamatan juga tidak mempermasalahkan,”ketus Dodi (*)
Tim

Facebook Comments Box