Beranda Kota Metro Workshop Broadcasting, Mahasiswa KPI Didorong Jadi Kreator dan Wirausaha

Workshop Broadcasting, Mahasiswa KPI Didorong Jadi Kreator dan Wirausaha

29
0

‎Lintaspost.com, Kota Metro – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), UIN Jurai Siwo Lampung, mendorong mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna media digital, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan membuka peluang usaha.

‎Hal tersebut disampaikan dalam Workshop Penguatan Kemampuan Broadcasting bertema “Mengembangkan Kreativitas Broadcasting Menuju Profesional dan Kemandirian Bisnis Digital” di Gedung Kuliah Terpadu UIN Jurai Siwo Lampung, Kamis (8/10/2026).
‎
‎Workshop yang berlangsung selama dua hari, 8–9 Oktober 2026, diikuti puluhan mahasiswa KPI. Kegiatan menghadirkan CEO Egao Official Group, M. Sarifudin, SM., sebagai narasumber.
‎
‎Dekan FUAD UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Albarra Sarbaini, M.Pd., mengatakan mahasiswa perlu mulai membangun pola pikir kreatif dan berwirausaha sejak di bangku kuliah.
‎
‎Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memikirkan pekerjaan setelah lulus. Mereka juga harus berani menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan.
‎
‎
‎“Mahasiswa KPI jangan hanya berpikir, ‘Saya lulus nanti mau kerja apa?’, tetapi mulai memikirkan, ‘Saya mau membuka lapangan pekerjaan apa?’” ujarnya.
‎
‎
‎Albarra mengatakan perkembangan media digital memberikan banyak peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan membuat konten, mengelola media, membangun citra diri, dan menghasilkan produk kreatif.
‎
‎Sementara itu, M. Sarifudin menjelaskan bahwa broadcasting bukan hanya soal tampil di depan kamera. Kemampuan membuat konten, menyampaikan pesan dengan baik, memahami penonton, serta menggunakan media digital juga menjadi bagian penting dalam broadcasting.
‎
‎Ia mengajak mahasiswa berani memulai karya dari hal sederhana dengan memanfaatkan perangkat yang dimiliki.
‎
‎
‎“Jangan menunggu semuanya sempurna untuk mulai berkarya. Mulailah dari apa yang kita punya, terus belajar, evaluasi karya, dan kembangkan kreativitas,” katanya.
‎
‎
‎Menurut Sarifudin, keterampilan komunikasi dan broadcasting dapat dikembangkan menjadi pekerjaan maupun usaha di tengah pertumbuhan industri digital.
‎
‎Kaprodi KPI FUAD UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Muhajir, M.Kom.I., mengatakan workshop tersebut digelar untuk menambah keterampilan praktis mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja dan perkembangan industri media.
‎
‎“Mahasiswa KPI tidak cukup hanya menguasai teori komunikasi. Mereka juga harus memiliki keterampilan praktis untuk menghadapi perkembangan industri media dan teknologi digital,” ungkapnya.
‎
‎Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan materi dan praktik mengenai produksi konten, penyampaian pesan, serta pemanfaatan teknologi digital.
‎
‎Muhajir berharap mahasiswa dapat memanfaatkan keterampilan tersebut untuk menghasilkan karya yang kreatif dan berkualitas, sekaligus melihat peluang baru di bidang komunikasi, media, dan bisnis digital.(Rls/Feb)
‎
‎
‎

Facebook Comments Box